Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Januari 2014

Jonathan Christie Disiapkan untuk Olimpiade di Jepang



 
 
 

Jonathan Christie dan kawan-kawan yang tergabung di pelatnas Potensi PP PBSI merupakan atlet yang dipersiapkan untuk tampil di ajang Olimpiade Jepang pada 2020 mendatang.

"Atlet pelatnas potensi akan masuk program jangka panjang PP PBSI. Mereka akan mencapai puncak prestasi mereka di ajang Olimpiade 2020 yang akan digelar di Jepang," ujar Kepala Bidang Peminaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Mainaky.

Tahun 2014, PP PBSI memanggil 37 atlet bulutangkis berusia di bawan 20 tahun untuk masuk ke Pelatnas Potensi.

Sebagian atlet adalah para atlet pelatnas pratama 2013 dan sebagian direkrut dari hasil Junior Masters yang digelar pertengahan Desember lalu.

"Para pemain yang direkrut dari ajang Junior Master dipilih oleh lima pelatih pemantau. Mereka adalah pemain yang memiliki standar skill dan fisik dalam tes yang dilakukan kemarin," ujar Rexy Mainaky.

Kata Rexy, selain pemain yang lolos ke Pelatnas Potensi, PP PBSI juga memantau pemain-pemain potensial lainnya yang masih bernaung di klub-klub.

Sementara target besar yang diberikan PP PBSI untuk pemain Pelatnas Potensi tahun 2014 adalah meningkatkan peringkat dunia mereka, juara di kejuaraan Asia yunior, kejuaraan dunia yunior, Olimpiade Yunior dan berkompetisi untuk naik level ke Pelatnas Prestasi.

Sumber :
http://nbwf.blogspot.com/2014/01/jonathan-christie-disiapkan-untuk.html

Kamis, 09 Januari 2014

Round 1 Victor Korea Open Superseries 2014

Dionysius Hayom Rumbaka ketika mengalahkan Tanongsak S — di Korea Selatan.

Irfan Fadhillah/Weni Anggraini



 
Muh Rijal dan Vita Marissa

 Lee Yong Dae memberi salam ke penonton

Sumber :
© NBWF "Inspiration News For Everyone"


 

Draw Qualification Yonex Estonian International 2014

Men's Singles
Viky Anindita [INA] vs Jaromir Janacek [CZE]
Ranking: 802-453
Head to Head: 0-0

18.05 WIB - Men's Singles
Ellen Frederika Setiawan [INA] vs Maxim Romanov [11][RUS]
Rank: 1389-330
Head to Head: 0-0

23.55 WIB - Men's Doubles
Wirawan Ihsan Adam/Ellen Frederika Setiawan [INA] vs Ronan Gueguin/Alexandre Hammer [FRA]
Rank: No ranking-903
Head to Head: 0-0

• Indonesia hanya mengirimkan 3,5 wakil di turnamen ini. 3 di antaranya harus merangkak dari babak kualifikasi sedangkan 1 lainnya dari babak pertama adalah Indra Viki Okvana yang berpasangan dengan Florent Riancho dari Prancis di sektor ganda putra.


Sumber :
https://www.facebook.com/pages/New-Badminton-World-Fans/362634617140018?fref=ts 

Minggu, 05 Januari 2014

About Jonathan Chirstie

Tak ada prestasi yang dicapai tanpa kerja keras.

Jonathan Christie mengenal bulu tangkis sejak usia enam tahun. Rutin sejak itu, dia berlatih teratur tiga kali sehari sampai sekarang. Hasilnya tidak sembarangan. Kerja kerasnya diakui negara.

Pada 2009 saat masih kelas VI SD, Jonathan dianugerahi penghargaan Satya Lencana oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, ia mengharumkan nama Indonesia dengan memenangkan dua emas dan satu perak pada Olimpiade Pelajar Sekolah Dasar se-Asia Tenggara di Jakarta. Kini, pemeran Arya dalam film ‘King’ ini masuk lima besar pebulu tangkis yunior terbaik Indonesia.


Suka bulu tangkis sejak kecil ya?
Sebenarnya ngak juga, malah saya lebih suka renang. Papa yang nyuruh coba main bulu tangkis. Padahal waktu itu yang lagi ngetren di sekolah adalah basket, sepakbola dan karate.

Akhirnya jatuh suka?
Ya. Terutama karena harus lari-lari kejar bola. Lama-lama serius suka bulu tangkis, coba bertanding dan menang. Pertama jadi juara waktu masih SD. Saya ikut kejuaraan di Jakarta Timur.

Jadi atlet, latihannya harus disiplin ya?
Harus. Pertama, latihan fisik jam 05.30-06.30 di rumah. Disambung latihan pagi di klub Tangkas Alfamart pukul 07.30-11.00. Sorenya latihan lagi jam 15.00-17.00. Saya pilih gabung klub ini karena banyak atletnya yang menjuarai ajang nasional maupun internasional. Ada Ade Chandra, Icuk Sugiarto, Joko Suprianto dan lain-lain.

Apakah latihannya sangat keras?
Memang. Moto saya latihan, latihan dan latihan. Saya ingin masuk Pelatnas. Tinggal selangkah lagi. Doakan.

Apa targetmu?
Saya ingin pecahkan rekor Om Rudi Hartono di All England. Saya yakin bisa asal terus berlatih keras.

Kenapa sering menangis saat menerima piala?
Saya pasti terharu dengar lagu Indonesia Raya. Saya ingin sering dengar lagu kebangsaan kita. Karena itu saya juga harus sering juara.

Kemarin kan sempat main film. Nggak pilih jadi aktor saja?
Enggak. Saya suka musik dan nonton film, tapi bukan untuk jadi profesi.

PROFIL
Nama : Jonathan Christie
Lahir : 15 September 1997
Ayah : Andreas Adi Siswa
Ibu : Marlanti Djaja
Idola : Taufik Hidayat, Lin Dan
Penghargaan : Satya Lencana Wirakarya
Prestasi :
1. Dua emas (tunggal putra, ganda campuran) dan satu perak (ganda putra) di Kejuaraan Bulutangkis Pelajar ASEAN tingkat SD di Jakarta (2008).
2. Satu emas (tunggal putra) di Kejuaraan Yunior Asia U-15 di Ichiba, Jepang (2011).

Sumber :
http://www.dev.superkidsindonesia.com/ina/face-to-face/127092012191619/

Minggu, 22 Desember 2013

Daftar Juara Kategori Dewasa Djarum Sirkuit Nasional Li Ning 2013

1. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Kalimantan Open, 25 Februari – 3 Maret

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Rendra Wijaya/Rian Sukmawan [1][Musica Champion]

• Tunggal Dewasa Putri
Ana Rovita [3][Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Putri
Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia [1][SGS PLN Bandung]

• Ganda Dewasa Campuran
Rendra Wijaya/Keshya Nurvita Hanadia [3][Musica Champion/SGS PLN Bandung]

2. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Lampung Open, 8-13 April

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Alvent Yulianto/M.Nur Roffii [5][JR Suryanaga/JR Jakarta]

• Tunggal Dewasa Putri
Ana Rovita [3][Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Putri
Aris Budhiarti/Dian Fitriani [2][JR Jakarta]

• Ganda Dewasa Campuran
Trikusharjanto/Nadya Melati [2][Pertamina Indonesia]

3. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jakarta Open, 13-18 Mei

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Rendra Wijaya/Rian Sukmawan [1][Musica Champion]

• Tunggal Dewasa Putri
Febby Angguni [1][Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Putri
Variella April Sasi Putri/Vita Marisa [1][JR Suryanaga/Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Campuran
Trikusharjanto/Vita Marisa [1][Pertamina Indonesia/Djarum Kudus]

4. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning SGS PLN Jabar Open, 20-25 Mei

• Tunggal Dewasa Putra
Senatria Agus Setia P [2][SGS PLN Bandung]

• Ganda Dewasa Putra
Hafiz Faizal/Kevin Sanjaya Sukamuljo [6][Pelatnas]

• Tunggal Dewasa Putri
Febby Agguni [1][Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Putri
Variella April Sasi Putri/Vita Marisa [1][JR Suryanaga/Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Campuran
Trikus Harjanto/Vita Marissa [1][Pertamina Indonesia/Djarum Kudus]

5. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Sulawesi Open, 18-22 Juni

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Chrisna Adi Wijaya/Ridho Akbar [1][Halim Jakarta]

• Tunggal Dewasa Putri
Ana Rovita [2][Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Putri
Khaeriah Rosmini/Natalia Poluakan [Djarum Kudus/Tangkas Specs]

• Ganda Dewasa Campuran
Trikusharjanto/Nadya Melati [2][Pertamina Indonesia]

6. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Sumatera UtaraOpen, 9-14 September

• Tunggal Dewasa Putra
Febriyan Irvanaldi [3][Hiqua Wima Surabaya]

• Ganda Dewasa Putra
Hermansyah/Senatria Agus Setia Putra [4][JR Jakarta/SGS PLN Bandung]

• Tunggal Dewasa Putri
Tieke Arieda Ningrum [1][JR Suryanaga]

• Ganda Dewasa Putri
Dian Fitriani/Nadya Melati [4][JR Jakarta/Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Campuran
Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari [1][Pertamina Indonesia/SGS PLN Bandung]

7. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Bali Open, 7-12 Oktober

Tunggal Dewasa Putra
• Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

Ganda Dewasa Putra
• Ahmad Rivai/M Nur Roffi [Bank Sumsel Babel/JR Jakarta]

Tunggal Dewasa Putri
• Tieke Arieda Ningrum [1][JR Suryanaga]

Ganda Dewasa Putri
• Dian Fitriani/Nadya Melati [4][JR Jakarta/Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Campuran
Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari [1][Pertamina Indonesia/SGS PLN Bandung]

8. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Tengah Open, 21-26 Oktober

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Rahmat Ardianto/Seiko Wahyu Kusdianto [5][Djarum Kudus]

• Tunggal Dewasa Putri
Ana Rovita [2][Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Putri
Dian Fitriani/Nadya Melati [4][JR Jakarta/Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Campuran
Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari [1][Pertamina Indonesia/SGS PLN Bandung]

9. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Yogyakarta Open, 28 Oktober – 2 November

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Rahmat Ardianto/Seiko Wahyu Kusdianto [5][Djarum Kudus]

• Tunggal Dewasa Putri
Tieke Arieda Ningrum [1][JR Suryanaga]

• Ganda Dewasa Putri
Variella Aprilsasi Putri L/Vita Marissa [1][JR Suryanaga/Djarum Kudus]

• Ganda Dewasa Campuran
Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari [1][Pertamina Indonesia/SGS PLN Bandung]

10. Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Timur Open, 11-16 November

• Tunggal Dewasa Putra
Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Putra
Rendra Wijaya/Rian Sukmawan [2][Musica Champion]

• Tunggal Dewasa Putri
Tike Arieda Ningrum [3][JR Suryanaga]

• Ganda Dewasa Putri
Dian Fitriani/Nadya Melati [3][JR Jakarta/Pertamina Indonesia]

• Ganda Dewasa Campuran
Trikusharjanto/Nadya Melati [2][Pertamina Indonesia]

Kolektor gelar terbanyak (Pemain)
1. Alamsyah Yunus = 8 Gelar
2. Nadya Melati = 7 Gelar
3. Devi Tika Permatasari, Dian Fitriani, Trikusharjanto, Vita Marissa= 5 Gelar

Kolektor gelar terbanyak (Klub)
1. Pertamina Indonesia = 21 Gelar
2. PB Djarum Kudus = 14 Gelar
3. SGS PLN Bandung, JR Jakarta, JR Suryanaga = 8 Gelar


Sumber : © NBWF "Inspiration News For Everyone"

Skenario Medali SEA Games 2013 Jika Tanpa Kontroversi

Seperti kita ketahui, SEA Games 2013 yang diselenggarakan di Myanmar kali ini penuh kontroversi. Selain menyelenggarakan cabor dan nomor tradisional dan menghapus beberapa cabor yang dipertandingkan di olimpiade, Myanmar juga dikabarkan melakukan kecurangan di beberapa cabor.

Nah, seandainya Myanmar tidak mengadakan cabor tradisional, tidak menghapus beberapa cabor yang dipertandingkan di olimpiade dan tidak melakukan kecurangan, akankah Myanmar masuk 3 besar dan Indonesia menjadi juara umum?

Berikut adalah skenario medali yang berhasil NBWF susun jika Myanmar tidak mempertandingkan Chinlone. Faktanya, Myanmar keluar sebagai juara umum di cabor yang satu ini dengan meraih 6 medali emas.

Perolehan medali SEA Games hingga saat ini :

Rank | Country | Gold | Silver | Bronze | Total
1. Thailand 107 94 81 282
2. Myanmar 84 62 85 231
3. Vietnam 73 85 86 244
4. Indonesia 65 84 109 258
5. Malaysia 43 38 77 158
6. Singapore 34 29 45 108
7. Philippines 29 34 37 100
8. Laos 13 16 48 77
9. Cambodia 8 11 28 47
10. Timor-Leste 2 3 5 10
11. Brunei Darussalam 1 1 6 8

Jika Myanmar tidak mempertandingkan Chinlone, olahraga tradisional khas Burma yang memperebutkan 8 medali emas maka perolehan medali sementaranya menjadi :

Rank | Country | Gold | Silver | Bronze | Total
1. Thailand 105 90 81 276
2. Myanmar 78 62 85 225
3. Vietnam 73 85 86 244
4. Indonesia 65 84 109 258
5. Malaysia 43 38 71 152
6. Singapore 34 29 44 107
7. Philippines 29 34 37 100
8. Laos 13 14 44 71
9. Cambodia 8 9 24 41
10. Timor-Leste 2 3 5 10
11. Brunei Darussalam 1 1 6 8

Rincian :
Myanmar dikurangi 6 medali emas
Thailand dikurangi 2 emas dan 4 perak
Malaysia dikurangi 6 perunggu
Singapura dikurangi 1 perunggu
Laos dikurangi 2 perak, 4 perunggu
Cambodia dikurangi 2 perak, 4 perunggu

Bagaimana jadinya jika Myanmar tidak mempertandingkan catur tradisional, tidak menghapus beberapa cabor olimpiade dan bahkan tidak melakukan kecurangan? Akankan Indonesia masuk 3 besar dan bahkan menjadi juara umum? 


Sumber : © NBWF "Inspiration News For Everyone"

Sabtu, 30 November 2013

BIOGRAFI MOHAMMAD AHSAN




Nama Mohammad Ahsan sudah tidak asing lagi bagi penggemar pertandingan bulutangkis. Atlet berusia 26 tahun tersebut sukses gelar Juara Dunia 2013 bersama rekannya Hendra Setiawan.

Mohammad Ahsan atau yang akrab dipanggil Ahsan adalah anak laki-laki pasangan Tumin Atmadi dan Siti Rohanah. Ia dilahirkan di Palembang, 7 September 1987. Pebulutangkis dengan tinggi 173 cm ini merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara. Ia memiliki kakak yakni Nisa Tartiela dan M. Askyuru.

Kecintaan Ahsan terhadap olahraga bulutangkis telah muncul sejak masih berusia 6 tahun. "Saya sering melihat pertandingan bulutangkis di televisi, melihat para pemain naik podium membuat saya ingin menjadi atlet suatu saat," ungkapnya.

Pemain ganda putra ini mulai menekuni dunia bulutangkis setelah lulus SMP. Hijrah bersama kakaknya ke Jakarta, Ahsan bermaksud menekuni kegemaran bermain olahraga raketnya. Setelah beberapa saat, pemain yang mengidolakan Ricky Soebagja ini bergabung dengan klub bulutangkis PB Djarum, yang telah melahirkan pemain-pemain hebat.

Sebagai salah satu jebolan klub ternama, Mohammad Ahsan tidak membutuhkan waktu lama untuk masuk pelatnas. Karir di pelatnas Cipayung yang mulai ia jalani sejak 2008 membuatnya bertemu dengan pasangan ganda putra pertamanya Bona Septano.

Meskipun tidak membutuhkan banyak waktu masuk pelatnas, karir Mohammad Ahsan dengan Bona Septano tak lantas menunjukkan hasil yang memuaskan. Beberapa kali duet tim ganda putra ini dikritik karena ketidakmampuan mereka untuk saling mengembangkan skill bermainnya. Pada akhirnya, pasangan ini harus dipisahkan.

Perpisahan Mohammad Ahsan dan Bona Septano terjadi karena kegagalan mereka merebut gelar juara pada Olimpiade 2012 di London. Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, menganggap baik skill bermain kedua pemain tersebut tidak cocok jika disatukan. "Perpisahan ini murni dari masing-masing pemain. Ahsan maupun Bona menyadari mereka tidak dapat berkembang jika masih berpasangan. Lebih baik keduanya mencari pasangan baru untuk meraih prestasi yang lebih baik," ungkapnya.

Tak lagi satu tim dengan Bona, Ahsan dipasangkan dengan Hendra Setiawan yang baru saja berpisah dengan rekannya Markis Kido setelah 13 tahun bersama. Debut ganda putra Indonesia ini dimulai dalam pertandingan Yonex Denmark Open Super Series Premiere tahun 2012. Di pertandingan pertama mereka, pasangan baru ini telah memperlihatkan kehebatan mereka. Terbukti dengan melesatnya Ahsan-Hendra ke babak semifinal.

Ahsan-Hendra sebagai wakil Indonesia di partai ganda putra terus berburu juara di sepanjang tahun 2012. Setelah menunggu melewati 3 kejuaraan super series tanpa juara yaitu Yonex French Open 2012, Yonex Sunrise Hongkong Open 2012 dan Victor Korea Open 2013, Ahsan-Hendra ini berhasil mengalahkan ganda putra asal Korea Selatan, Lee Yong Dae dan Ko Sung Hyun.

Partner asal Palembang dan Pemalang ini semakin menunjukkan taring mereka di dunia bulutangkis. Prestasi terakhir yang diukir kedua putra bangsa ini adalah dengan berhasilnya mereka menduduki podium juara dunia. Pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 yang diadakan di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, China, Minggu (11/8), Mereka berhasil mengalahkan pasangan asal Denmark (Mathias Boe - Carsten Mogensen).

Memiliki karir yang cemerlang di dunia bulu tangkis di 2013, Mohammad Ahsan memutuskan meminang kekasihnya Christine Novitania. Sosok wanita yang diketahui memiliki hobi bermain basket tersebut berhasil membuat pemain yang doyan makan kepiting saos padang ini mengucap janji suci pernikahan, 24 Maret 2013.

Sumber :
http://www.wowkeren.com/seleb/mohammad_ahsan/bio.html

Wuoooww.. Jakarta Jadi Tuan Rumah BWF World Championships 2015 !!

ATHENA, Presiden Badminton World Federation (BWF) Poul-Erik Høyer mengumumkan secara resmi di Athena, Yunani, bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah BWF World Championships (Kejuaraan Dunia) 2015, Kamis (28/11/2013).

Ibu kota Indonesia, Jakarta, mengalahkan kota Kunshan, China, yang juga menjadi kandidat kuat. Salah satu hal yang membuat BWF tertarik menjadikan Istora Senayan Jakarta sebagai tempat berlangsungnya World Championships adalah karena desain yang selalu menarik dan berwarna, serta suara dukungan penonton yang begitu menggema di dalam stadion.

"Kami terkesan dengan sound system serta hal-hal teknis lainnya yang disajikan pada turnamen sebelumnya (Indonesia Open Superseries Premier 2013). Jelas mereka memiliki pengalaman yang hebat sebagai tuan rumah, khususnya turnamen bulu tangkis," kata Høyer.

Dua perwakilan Indonesia yang datang ke acara tersebut, yaitu Bambang Roedyanto (International Relations Manager PBSI) dan Roland Halim (Brand Manager PT Djarum), sangat gembira dengan keputusan itu dan berjanji penyelenggaraan World Championships 2015 setidaknya akan memiliki standar yang sama dengan Indonesia Open 2013 yang terkenal dengan kemeriahannya.

"Kami bersyukur dan kami akan menjadikannya salah satu dari World Championships terbaik. Ini akan menjadi lebih baik daripada Indonesia Open dan semua orang akan tahu seberapa menariknya itu," kata Bambang.


Sumber : KOMPAS.com

Profil Mohammad Ahsan

Mohammad Ahsan
Nama asli : Mohammad Ahsan
Tanggal lahir : 07 September 1987
Lahir di : Palembang, Sumatera Selatan, INA
Zodiac : Virgo
Terkenal sejak menjadi juara bulu tangkis ganda putra di "Sea Games" (2011)
Nama Asli
Mohammad Ahsan

Tanggal Lahir
07 September 1987

Tempat Lahir
Palembang, Sumatera Selatan, INA

Tinggi Badan
173

Kewarganegaraan
Indonesia

Ayah
Tumin Atmadi

Ibu
Siti Rohanah

Saudara
Nisa Tartiela (kakak perempuan), M. Askyuru (kakak laki-laki)

Suami/Istri
Christinne Novitania (sejak 24-Mar-13)

Populer Sejak
Menjadi juara bulu tangkis ganda putra di "Sea Games" (2011)

sumber :
http://www.wowkeren.com/seleb/mohammad_ahsan/profil.html